Di momen idul adha hari ini. Saya akan membahas sedikit bagaimana asal mula idul adha dan qurban itu? dan bagaimanakah sejarah kurban itu?, berikut ulasannya. Cekidot! :D
Asal mula istilah Idul Adha
Idul Adha, berasal dari kata dhahiyyah, bentuk jamak dari udhhiyah, dalam bahasa Arab artinya sembelihan pada waktu dhuha. Jadi, Idul Adha itumenyembelih hewan dengan tujuan beribadah kepada Allah pada tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.
Asal mula istilah Qurban (Kurban)
Qurban secara etimologi berasal dari bahasa Arab, artinya dekat. Jadi, Qurban ialah mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya.
Sejarah Qurban (Kurban)
Sebenarnya sejak zaman Adam A.S, Qurban sudah ada. Dalam Al-Quran surat Al-Maidah [5] ayat 27 dijelaskan cerita mengenai kedua anak Adam, Habildan Kabil diperintah untuk berkurban dengan cara mempersembahkan hasil bumi dan ternak. Habil, sang peternak, mengkurbankan hewan ternak terbaik dengan sepenuh hati demi mendapat ridha Allah SWT. Sedangkan Kabil, sang petani, mengkurbankan buah-buahan busuk karena merasa terpaksa dan tidak ikhlas. Kemudian Allah menerima kurban Habil dan menolak kurban Kabil.
Di zaman Nabi Ibrahim A.S, Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Ibrahim untuk mengkurbankan anaknya, Ismail A.S. Nabi Ibrahim pun merelakan anaknya untuk disembelih demi melaksanakan perintah Allah SWT. Nabi Ismail A.S pun rela untuk disembelih karena perintah Allah SWT. Saat disembelih, Allah SWT menukarkan Nabi Ismail dengan seekor hewan ternak. Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail telah terbukti keimanan mereka.
Sehingga sampai sekarang, umat islam berkurban dengan menyembelih hewan ternak seperti yang dicontohkan Nabi Ibrahim A.S.
from: http://gunturpputra.blogspot.com/2011/11/makna-idul-adha-dan-berkurban.html


